Sistem Pemerintahan Turki
Sejarah terbentuknya negara Turki
Turki
yang saat itu bernama Kerajaan Bizantium memang dikuasai Romawi selama empat
abad. Kekuasaan Romawi dijatuhkan kaum Barbar. Pada masa inilah ibukota
kerajaan dipindahkan dari Roma ke Konstantinopel (sekarang Istambul). Pada abad
ke-12 Bizantium jatuh ke dalam kekuasaan Kerajaan Ottoman yang dipimpin Raja
Osman I. Inilah masa keemasan Turki Ottoman.
Pada
masa inilah pemerintahan Turki Ottoman memperoleh pengaruh Islam yang kuat.
Bahkan sepeninggal Khulafaur Rasyiddin, Turki menjadi Khilafah Islamiyah di
bawah dinasti Utsmaniyah. Wilayahnya meliputi jazirah Arab, Balkan, Hongaria
hingga kawasan Afrika Utara. Namun kekhalifahan itu hancur akibat perebutan
kekuasaan di dalam yang melibatkan intervensi sejumlah negara asing.
Bermula
dari perlawanan terhadap campur tangan asing yang dipimpin Musthofa Kemal, aksi
perjuangan berubah menjadi penentangan terhadap kekuasaan Khalifah. Moment kehancuran
Khilafah Islamiyah sendiri terjadi saat rakyat Turki melalui wakil-wakilnya
mengeluarkan Piagam Nasional (Al Mitsaq Al Wathoni). Sejak itu, Turki menjadi
sebuah negara tersendiri, terpisah dari wilayah-wilayah yang dulu merupakan
kesatuan Khilafah Islamiyah. Khalifah Abdul Majid yang terakhir berkuasa,
terusir ke luar Turki.
Pada
1923, disepakatilah berdirinya negara Turki dengan batas-batas wilayah seperti
saat ini. Laut Hitam di utara; Irak, Suriah dan Laut Tengah di selatan; Laut
Aegea di barat dan Iran serta Rusia di timur. Negara republik dengan ibukota
Ankara itu, pertama kali dipimpin oleh Musthofa Kemal. Ia melakukan modernisasi
besar-besaran dengan berkiblat ke Barat. Ia mengganti penggunaan huruf Arab
dengan Latin, poligami dilarang dan wanita diberi kebebasan yang sama dengan
pria. Angka melek huruf, mencapai 90 persen dari 64 juta penduduk Turki saat
ini. Kemal pun beroleh gelar Bapak Bangsa Turki (Attaturk) sehingga dikenal
sebagai Kemal Attaturk.
Selepas
PD II, kedekatan Turki dengan Barat semakin kental. Turki menolak permintaan
Uni Sovyet untuk membuka pangkalan militer di wilayahnya, namun ia mengundang
AS mendirikan pangkalan militer. Pada 1960-an hubungan ini retak, AS bahkan
mengembargo Turki. Penyebabnya, Turki terlibat konflik dengan Yunani dalam
perebutan Cyprus. Dalam kasus ini, AS lebih berpihak kepada Yunani. Namun pada
1978, embargo dicabut.
Kekentalan
hubungan Turki dengan Barat mendapat tentangan, terutama dari etnis Kurdi sejak
1925 saat Kemal Attaturk berkuasa. Tapi pemberontakan dapat dipatahkan.
Upaya-upaya untuk menegakkan kembali syariat Islam, senantiasa disikapi secara
represif oleh pemerintah. Namun sebagian dari 98 persen penduduk Turki yang
beragama Islam, terus melanjutkan upaya itu meskipun sebatas gerakan bawah
tanah.
Pada
1950, untuk pertama kalinya Turki menggelar pemilu. Saat itu, Partai Republik
bentukan Attaturk dikalahkan Partai Demokrat. Pada pemilu 1961, Partai Republik
berkuasa lagi. Namun dominasinya kemudian tergeser oleh Partai Motherland yang
berkuasa sekarang. Saat ini Turki dipimpin oleh Presiden Sulaiman Damirel dan
Perdana Menteri Mesut Yilman. Selepas pemilu pertama dan pada 1980 Turki
mengalami krisis politik yang membuat militer sempat mengambil alih kekuasaan.
Keunggulan Negara Turki
Turki, negara bagian di Timur Tengah ini sangat
termasyhur dengan desain khasnya yang megah nan mewah. Tak hanya itu, Turki
menjadi sebuah negara yang banyak sekali merekam jejak sejarah peradaban di
dunia. Sejarah – sejarah besar banyak sekali terukir di kota ini. Meski kini
Turki menjadi negara dengan mayoritas agama Islam, tahukah Anda bahwa Turki
cukup banyak menyimpan sejarah agama Kristen?
Berikut fakta – fakta unik dan menarik dari negara Turki.
1.
Istanbul, Turki, adalah satu – satunya wilayah kesatuan di dunia yang dibangun
di dua benua.
2.
Turki merupakan negara dengan mayoritas agama Islam.
3.
Terkenal dengan makanan Kebabnya.
4.
Memiliki makanan dengan cita rasa dan ciri khas berlemak, pedas dan berbahan
dasar daging.
5.
Negara terpadat. Ankara dan Istanbul menjadi kota yang sangat ramai di negara
Turki.
6.
Meskipun negara yang khas dengan Timur Tengah, Turki juga dipengaruhi dengan
budaya dan gaya Eropa. Hal ini bisa dilihat dari gaya bangunan, desain, budaya
dan lain sebagainya.
7.
Meskipun mayoritas penduduknya agama Islam, Turki banyak menyimpan sejarah
mengenai agama Kristen.
8.
Gereja pertama yang dibangun ole manusia berada di Antioch, Turki. Gereja
tersbeut bernama Gerjea St. Peter.
9.
Pemukiman manusia tertua terdapat di Turki. Pemukiman tersebut bernama
Catalhoyuk. Pemukiman ini muncul tepatnya pada Millenium ke – 7 sebelum Masehi.
10.
Anda mengenal Sinterclaus? Ya, dialah St. Nicholas yang disebut – sebut lahir
di Patara dan menjadi Uskup di Demre. Patara dan Demre adalah bagian mediteranian,
Turki.
Sistem Pemerintahan
Sistem
pemerintahan di Turki didasarkan pada Konstitusi 1983, yang disahkan lewat
pemungutan suara rakyat. Kepala negara adalah presiden yang dipilih oleh
Majelis Agung Nasional untuk masa bakti 7 tahun tanpa kemungkinan dipilih
kembali. Roda pemerintahan dijalankan oleh Dewan Menteri yang dipimpin oleh
seorang perdana menteri.
Kuasa
legislatif berada di tangan Majelis Agung Nasional, tetapi presiden berhak menolak undang-undang yang
disusun majelis tersebut. Di negeri ini berdiri beberapa partai politik, di
antaranya yang terbesar adalah Partai Tanah Air dan Partai Demokrasi Sosial.
Perbandingan Turki Dengan Negara Lain
Menurut Fajrun Najah (2006)
Pendidikan di Turki dapat lebih maju dibandingkan di negeri kita. Peran
masyarakat dan perusahaan (stakeholder) sangat tinggi, sehingga pendidikan di
Turki lebih maju dibandingkan di Indonesia.Padahal prestasi anak-anak
Indonesia tidak kalah gemilang prestasinya. Anak-anak
Indonesia banyak yang sukses dalam berbagai ajang olympiade sains. Bahkan
putra Indonesia semacam Prof Dr BJ Habibie diakui kemampuannya di dunia
internasional. Bahkan semestinya bangsa kita patut berbangga karena memiliki
saintis belia yang mengukir prestasi tingkat dunia.
Berbagai penelitian dari lembaga-lembaga internasional
memang menempatkan Indonesia pada urutan-urutan terakhir dalam strata kualitas
pendidikan. Mereka menilai, kita kurang bermutu, tapi sebenarya bukan disitu
letak soalnya. Secara umum instrument inputnya yang kurang memadai, hingga
menyebabkan proses pembelajaran tidak dapat berjalan secara optimal. Karena
guru sebagai salah satu unsur instrument input, dengan penghasilan yang
pas-pasan, ditambah dengan fasilitas belajar yang kurang tersedia dengan baik,
bagaimana mungkin mengharapkan mereka dapat berbuat secara optimal. Di sisi
lain, ada kesenjangan kualitas yang sangat tinggi. Di Indonesia ada
sekolah-sekolah yang mampu menyediakan semua unsur instrument inputnya secara
sangat memadai, seperti fasilitas belajarnya, guru-guru yang hidupnya
sejahtera, metode mengajar yang variatif dan berpusat pada murid, tetapi
dibelahan lain ada lebih banyak lagi sekolah yang tidak memiliki apa-apa
kecuali semangat untuk tetap eksis.
Kesenjangan
inilah yang kemudian menunjukkan pada kita semua bahwa hanya sekolah-sekolah
tertentu saja yang muridnya punya peluang untuk menunjukkan kemampuan
intelektual mereka, sementara butir-butir mutiara yang tersebar luas di segala
penjuru tanah air tidak dapat terlalu banyak berharap. Karena itu kesenjangan
inilah yang perlu diatasi, dan sesuai amanat konstitusi, peran masyarakat, para
pengusaha dan para donatur untuk berperan aktif dalam melakukan pembinaan,
pemerataan kualitas pendidikan dengan memberikan nilai-nilai positif baik materiil
maupun imateriil.
Nirwan
(2009) mengatakan, kepeduli masyarakat terhadap mutu pendidikan dan memberikan
kontribusi yang sangat besar terhadap kemajuan pendidikan di Turki. Sebagai
contoh adalah Sekolah menengah “ Ahmet Ulusoy”. Lokasi Sekolah menengah Ahmet
Ulusoy ini merupakan sumbangan dari seorang konglemerat di daerah Cankaya
yang bernama Ahmet Ulusoy. Sekolah ini merupakan satu dari 7 sekolah di bawah
naungan Atlantik School di daerah Cankaya( bagian dari kota Ankara). Jumlah
murid di sekolah ini 750 orang , 200 orang siswa tinggal di asrama putera dan
35 siswi tinggal di asrama puteri. Bagi siswa-siswi yang tinggal bersama
orangtua disediakan 50 buah bis sekolah untuk antar jemput.
Sekolah
dilaksanakn Senin s.d Jumat dari jam 09.00 s.d 16.30. Ilhan Yerli, general
manajer yang mengelolah 7 sekolah Atlantik di daerah Cankaya, mengatakan bahwa
tidak hanya orang kaya saja yang peduli akan pendidikan anak-anak di Turki akan
tetapi semua masyarakat juga sangat peduli akan hal yang satu ini. Semua orang
baik kaya maupun orang yang hidup pas-pasan sudah terbiasa menyumbangkan uang
mereka untuk memajukan pendidikan. Yang lebih berkesan lagi bahwa setiap
penyumbang, besar atau kecil, tidak pernah ikut campur tentang penggunaan uang yang
mereka sumbangkan.
M.Hakan
Aycicek (dalam Nirwan 2009), seorang manajer Bimbingan dan Konseling di Sekolah
Menengah Samanyolu, Ankara, Turki, mengatakan bahwa partisipasi orangtua dalam
pendidikan merupakan sebuah keharusan. Sekolah harus bisa meyakinkan para
orangtua siswa akan pentingya peranserta mereka demi kemajuan anak-anak
mereka. Beberapa kegiatan yang rutin mereka lakukan untuk melibatkan
orangtua dalam pendidikan adalah, memberikan bimbingan dan konseling bagi orang
tua, mengadakan seminar dengan berbagai macam tema bagi orangtua, membuat
persatuan orang tua siswa, mengadakan kegiatan pengumpulan dana amal yang
dikoordinir oleh orangtua. Sepintas lalu semua kegiatan yang mereka lakukan ini
tidaklah jauh berbeda dengan apa yang telah dilakukan sekolah-sekolah di
Indonesia akan tetapi semua itu tidak hanya berupa program di atas kertas
sekolah atau dengan kata lain benar-benar kegiatan nyata.
Sumber Pendapatan Negara Turki
1.
Pariwisata
Hagia
Sophia, salah satu destinasi favorite wisatawan sepanjang tahun
Tidak bisa dipungkiri memang, Turki mempunyai sejarah
yang panjang. Bahkan sejarah ini dimulai pada tahun 600 SM. Dari mulai masa
Kerajaan Hetitia hingga Ottoman. Dan berbagai macam peninggalan sejarah
darimulai berupa bangunan ataupun relief bertumpah ruah disetiap sudut negeri.
Berkat sejarah yang panjang dari Negeri Turki ini, banyak
Wisatawan baik Wisatawan Asing maupun lokal mengulik sejarah negeri Sinterklas
ini. Berbondong - bondong wisatawan datang ke Turki hanya untuk mengunjungi
beberapa situs sejarah. Hal ini tentu sangat berdampak positif bagi ekonomi
Negara Turki
Tercatat, sektor pariwisata menyumbang 48,2 % kas Negara.
Bahkan ditahun 2010, Turki berhasil menarik sebanyak 10 juta wisatawan . Jumlah
ini merupakan jumlah tertinggi wisatawan sepanjang sejarah Eropa.
Akan tetapi, sektor pariwisata saat ini sedang sangat
melemah. Hal ini diawali oleh konflik antara Rusia dengan Turki pada tahun 2015
yang lalu. Saat itu, Turki menembak jatuh pesawat Rusia yang sedang melintasi
wilayah perbatasan Turki.
Akibatnya, Rusia yang merupakan rekan terdekat Turki
memberikan sanksi yang salah satu isi sanksinya ialah melarang Warga Negaranya
berkunjung atau tinggal di Negara Turki. Dan hal itu membuat pendapatan Negara
di sektor Pariwisata menurun tajam. Tercatat, kerugian yang diterima Turki
mencapai 300 juta USD.
2.
Industri.
Turki merupakan salah satu negara industri terbesar
didunia.Negara ini berhasil menghasilkan 200 juta ton produk setiap tahunnya
serta bisa mengekspor produknya ke seluruh dunia. Bidang industri ini
menyumbang 24,2 % dari jumlah GDP total.
Industri andalan Turki adalah industri tekstil. Memang
tidak mengherankan sih, Turki kan menjadi Negara yang memproduksi berbagai
macam produk tekstil. Contohnya karpet, sejadah, kerudung yang punya kualitas
paling baik diseluruh dunia. Selain itu pula, Turki salah satu Negara yang
memproduksi produk - produk alat rumah tangga yang sangat laris di Eropa
mengalahkan IKEA.
Istanbul dan Izmir menjadi dua kota yang menjadi denyut
nadi utama perindustrian di Negara Turki.
Banyak pabrik dan perusahaan lokal atau asing berinvestasi di kedua kota
tersebut. Dan dari kedua kota tersebutlah, berjuta - juta produk tercipta.
3.
Pertanian.
Turki
menjadi penghasil utama buah delima di Dunia
Pada Maret 2007, Turki adalah penghasil hazelnut, ceri,
ara, aprikot dan buah delima terbesar didunia.
Penghasil semangka, mentimun dan buncis terbesar kedua, Penghasil tomat,
terung, paprika hijau, kacang lentil dan pistachio; Produsen bawang dan zaitun
terbesar keempat; Produsen gula terbesar kelima. Turki telah mandiri dalam
produksi pangan sejak tahun 1980an. Pada tahun 1989, total produksi gandum
adalah 16,2 juta ton, dan jelai 3,44 juta ton.
Hasil pertanian telah tumbuh pada tingkat yang terhormat. Namun, sejak
tahun 1980an, pertanian telah mengalami penurunan dalam hal bagiannya dalam
ekonomi total.
Sektor pertanian besar di negara itu menyumbang 29,5%
dari pekerjaan pada tahun 2009 . Secara historis, petani Turki telah terbagi -
bagi. Menurut sensus 1990, "85%
kepemilikan pertanian berada di bawah 10 hektar dan 57% di antaranya
terfragmentasi menjadi empat atau lebih plot yang tidak bersebelahan. Banyak
sikap pertanian lama tetap tersebar luas, namun tradisi ini diharapkan dapat berubah.
Dengan proses aksesi EU. Turki membongkar sistem insentif. Subsidi pupuk dan
pestisida telah dikurangi dan dukungan harga yang tersisa telah diubah secara
bertahap menjadi harga dasar. Pemerintah juga telah memprakarsai banyak proyek
yang direncanakan, seperti Proyek Anatolia Tenggara (Proyek G.A.P). Program ini
mencakup 22 bendungan, 19 pembangkit listrik tenaga hidrolik, dan pengairan
seluas 1,82 juta hektar.
Industri
peternakan, dibandingkan dengan tahun - tahun awal berdirinya Republik,
menunjukan sedikit peningkatan
produktivitas dan tahun-tahun terakhir dekade ini melihat stagnasi. Namun,
produk ternak, termasuk daging, susu, wol, dan telur, memberi kontribusi lebih
dari 1/3 dari nilai hasil pertanian. Memancing adalah bagian penting lain dari
ekonomi; Pada tahun 2005, perikanan Turki memanen 545.673 ton ikan dan
akuakultur.

Komentar
Posting Komentar